Jumat, 08 April 2011

Kekerasan Dalam Berpacaran

Jaka emosi maka ia akan melakukan tindak kekerasan terhadap melati. Sepertinya Jaka mengalami kelainan psikis, jaka merasa tidak sadar bahwa perbuatannya telah menganiaya melati, penganiayaan tersebut dilakukan jaka karena dia mencontoh tindakan kedua orangtuanya. Setiap orang tuanya bertengkar, ayah Jaka akan mengucapkan makian bahkan tidak segan-segan memukul ibunya Jaka. Jaka yang menyaksikan peristiwa itu secara tidak langsung telah mengadaptasi dan mengaplikasikannya dalam hubungan pacarannya terhadap melati.

sekarang kaitan kasus ini dengan pancasila adalah
A. Dihubungkan dengan sila pertama yaitu Ketuhanan Yang maha Esa, maka dalam kasus ini telah bertentangan dengan sila pertama karena si Jaka seharusnya tidak melakukan penganiayan dan tindak kezaliman lainnya terhadap melati yang merusak hubungannya dengan orang lain dan mendapat dosa.
B. Dihubungkan dengan sila kedua yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab, maka kasus ini sangat bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam sila kedua seperti sikap tenggang rasa, saling mencintai sesama manusia, saling menghormat, dan tidak semena-mena terhadap orang lain.
C. Dihubungkan dengan sila kelima yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, kasus KDP ini juga bertentangkan dengan sila kelima yang mengajarkan untuk mengembangkan sikap adil terhadap sesama, menghormati hak orang lain,dan tidak menggunakan hak milik untuk usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain.

Sebenarnya apa sih yang dimaksud kekerasan dalam pacaran?
Kadang hal ini banyak juga yang menyangkal, apa ada kekerasan dalam pacaran? Apapun yang dilakukan orang dalam pacaran itu khan atas dasar suka sama suka, awalnya saja dari ketertarikan, nggak luculah kalo sampai muncul kekerasan . Tapi jangan salah, kasus kekerasan dalam pacaran memang ada dan ini juga bukan lelucon. Memang benar kasus – kasus kekerasan dalam pacaran ini kurang terexpose, so nggak heran kalo masih banyak yang nggak percaya.Nah biar nggak penasaran kita simak saja seperti apa sebenarnya makhluk yang bernama kekerasana dalam pacaran ini.
Suatu tindakan dikatakan kekerasan apabila tindakan tersebut sampai melukai seseorang baik secara fisik maupun psikologis, bila yang melukai adalah pacar kamu maka ini bisa digolongkan tindak kekerasan dalam pacaran. Tindakan melukai secara fisik misalnya dengan memukul, bersikap kasar, perkosaan dan lain – lain, sedangkan melukai secara psikologis misalnya bila pacarmu suka menghina kamu, selalu menilai kelebihan orang lain tanpa melihat kelebihan kamu, , cemburu yang berlebihan dan lain sebagainya. Namun bentuk kekerasan yang paling sering terjadi adalah kekerasan seksual bisa berupa pelecehan seksual secara verbal maupun fisik, memaksa melakukan hubungan seks, dlsb.
Menghadapi kekerasan dalam pacaran seringkali lebih sulit bagi kita, karena anggapan bahwa orang pacaran pasti didasari perasaan cinta, simpati, sayang dan perasaan perasaan lain yang positif.

Faktor pemicu kekerasan dalam pacaran
Misalkan saja sikap kejam dari orang tua, berbagai macam penolakan dari orang tua terhadap keberadaan anak, dan juga sikap disiplin yang diajarkan secara berlebihan. Hal – hal semacam ini akan berpengaruh pada model peran ( role model ) yang dianut oleh anak tersebut pada masa dewasanya. Bila model peran yang dipelajari sejak kanak – kanak tidak sesuai dengan model yang normal atau model standart, maka perilaku semacam kekerasan dalam pacaran inipun akan muncul. Banyak sekali bukti yang menunjukkan hubungan antara perilaku orangtua dengan kepribadian anak di kemudian hari. Rata rata pelaku kekerasan dalam rumah tangga pada masa kecilnya sering mendapat atau melihat perlakukan yang kasar dari orangtuanya, baik pada dirinya, saudaranya, atau pada ibunya. Walaupun secara logika dia membenci perilaku ayahnya, akan tetapi secara tidak sadar perilaku itu terinternalisasi dan muncul pada saat dia menghadapi konflik.Hal lain yang perlu diperhatikan adalah penerapan disiplin yang berbeda antara ayah dan ibu. Perbedaan yang terlalu mencolok, misal ayah terlalu keras, sementara ibu terlalu lemah, akan mempengaruhi nilai – nilai yang dianut, kontrol diri dan perilaku yang akan ditampilkannya secara konsisten sepanjang hidupnya Lingkungan sekolah oleh masyarakat , sekolah dipandang sebagai tempat anak belajar bersosialisasi, dan memperoleh pendidikan dan ketrampilan untuk dapat hidup dengan baik di masyarakat. Sayangnya yang kurang disadari adalah kenyataan bahwa di sekolah pulalah individu bersosialisasi dengan anak – anak lain yang berasal dari latar belakang yang beraneka. Bila seseorang ini, tidak mampu menyesuaikan diri , maka akan muncul konflik dalam diri. Bila ia tidak mampu melakukan kontrol diri maka akan cenderung memicu perilaku agresif diantaranya berbentuk kekerasan dalam pacaran (KDP).


Rabu, 12 Januari 2011

WBS (Work Breakdown Structure)

WBS (Work Breakdown Structure)
WBS adalah suatu metode pengorganisaian proyek menjadi struktur pelaporan hierarakis. WBS digunakan untuk melakukan Breakdown atau memecahkan tiap proses pekerjaan menjadi lebih detail.hal ini dimaksudkan agar proses perencanaan proyek memiliki tingkat yang lebih baik.
WBS disusun bedasarkan dasar pembelajaran seluuuh dokumen proyek yang meliputi kontrak, gambar-gambar, dan spesifikasi. Proyek kemudian diuraikan menjadi bagian-bagian dengan mengikuti pola struktur dan hirarki tertentu menjadi item-item pekerjaan yang cukup terperinci, yang disebut sebagai Wok Breakdown Structure.
Pada prinsipnya Work Breakdown Structure (WBS) adalah pemecahan atau pembagian pekerjaan ke dalam bagian yang lebih kecil (sub-kegiatan), alasan perlunya WBS adalah :
Pengembangan WBS di awal Project Life Cycle memungkinkan diperolehnya pengertian cakupan proyek dengan jelas, dan proses pengembangan WBS ini membantu semua anggota untuk lebih mengerti tentang proyek selama tahap awal.
WBS membantu dalam pengawasan dan peramalan biaya, jadwal, dan informasi mengenai produktifitas yang meyakinkan anggota manajemen proyek sebagai dasar untuk membuat perundingan.
W
BS merupakan elemen penting, karena memberikan kerangka yang membantu, antara lain dalam :
1. Penggambaran program sebagai ringkasan dari bagian-bagian yang kecil.
2. Pembuatan perencanaan
3. Pembuatan network dan perencanaan pengawasan.
4. Pembagian tanggung jawab.
5. Penggunaan WBS ini memungkinkan bagian-bagian proyek terdefinisi dengan jelas.

Adapun 3 manfaat utama WBS dalam proses perencanaan dan pengendalian proyak sebagai berikut :
Analisa WBS yang melibatkan manajer fungsional dan personel yang lain dapat membantu meningkatkan akurasi dan kelangkapan pendefinisian proyek.
Menjadi dasar anggaran dan penjadwalan.
Menjadi alat control pelaksanaan proyek, karena panyyimpanan biaya dan jadwal paket kerja tertentu dapat dibandingkan dengan WBS.

Sabtu, 08 Januari 2011

tugas 3

ILMU SOSIAL DASAR
ISD adalah pengetahuan yg menelaah masalah2 sosial,
khususnya masalah2 yg diwujudkan oleh masyarakat Indonesia,
dengan menggunakan Teori2 (fakta, konsep, teori) yg berasal dari berbagai bidang
pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu2 sosial
(seperti Geografi Sosial, Sosiologi, Antropologi Sosial, Ilmu Politik, Ekonomi,
Psikologi Sosial dan Sejarah) MK.



Ilmu budaya dasar
Ilmu budaya dasar adalah suatu ilmu yang mempelajari dasar dasar kebudayaan, pada perkuliahan
jurusan sosiologi juga ada salah stu mata kuliah ini , namun jika untuk
mengingat terlalu sulit bisa di ambil intinya saja agar tidak terlalu
membebani pikiran otak.



ILMU ALAMIAH DASAR
Ilmu alamiah atau sering disebut
ilmu pengetahuan alam (natural science) merupakan pengetahuan yang
mengkaji tentang gejala-gejala dalam alam semesta, termasuk di muka bumi ini,
sehingga terbentuk konsep dan prinsip. IAD hanya mengkaji
konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang esensial saja.

Sabtu, 29 Mei 2010

tugas 4

1. Apa manfaat/keuntungan dari sebuah sistem informasi?
jawab :
Manfaat yang didapat dari sistem informasi yang dapat diklasifikasikan
sebagai berikut :
a. Manfaat mengurangi biaya.
b. Manfaat mengurangi kesalahan-kesalahan.
c. Manfaat meningkatkan kecepatan aktivitas.
d. Manfaat meningkatkan perencanaan dan pengendalian manajemen.

Manfaat dari sistem informasi dapat juga diklasifikasikan dalam bentuk
keuntungan berujud (tangible benefits) dan keuntungan tidak berujud
(intangible benefits). Keuntungan berwujud merupakan keuntungan yang berupa
penghematan-penghematan atau peningkatan-peningkatan di dalam perusahaan
yang dapat diukur secara kuantitas dalam bentuk satuan nilai uang.

Keuntungan berujud diantaranya adalah sebagai berikut :
a. Pengurangan-pengurangan biaya operasi.
b. Pengurangan kesalahan-kesalahan proses.
c. Pengurangan biaya telekomunikasi.
d. Peningkatan penjualan.
e. Pengurangan biaya persediaan.
f. Pengurangan kredit tak tertagih

2. Kekurangan apa saja yang terdapat pada sistem informasi?
jawab :
pembuatan sendiri
- Butuh waktu lama
- Kemungkinan program mengandung bug cukup besar
- Dapat menyebabkan pengembang sistem putus asa, karena kesulitannya memahami keinginan pemakai dalam menyatakan kebutuhannya

outsourcing
- Menjadi sangat bergantung pada pihak luar
- Kehilangan kendali terhadap sistem dan data
- Mengurangi keunggulan kompetitif karena pihak luar tidak dapat diharapkan untuk menyediakannya

3. Kendala apa saja yang dihadapi apabila ingin mengimplementasikan sebuah sistem informasi?
Jawab :
- Kurangnya informasi dari user
- Tidak lengkapnya kebutuhan dan spesifikasi yang diperlukan
- Terdapatnya perubahan kebutuhan dan spesifikasi ketika project berjalan
- Kurangnya dukungan dari pihak eksekutif
- Kurangnya kemampuan skill dari user.

4. Bagaimana cara mengatasi kendala yang dihadapi tersebut?
Jawab :
- Keikutsertaan user dalam membangun sistem
- Dukungan dari manajemen eksekutif
-Kebutuhan sistem terpenuhi dan jelas
- Perencanaan yang tepat
- Tujuan yang akan dicapai memang suatu hal yang realities

tugas 3

Untuk kelancaran implementasi sistem informasi diperlukan keamanan dari sistem tersebut.
1. Apa tujuan dari keamanan sistem?
jawab :
tujuannya adalah agar sistem tersebut tidak bisa di buka oleh sembarang user yang tidak bertangung jawab seperti hacker yang melakukan ancaman bagi sistem tersebut, maka di butuhkan 3 sasaran utama yaitu
Kerahasiaan: melindungi data dan informasi perusahaan dari penyingkapan orang –orang yang tidak berhak
Ketersediaan: meyakinkan bahwa data dan informasi perusahaan hanya dapat digunakan oleh orang yang berhak menggunakannya.
Integritas: sistem informasi perlu menyediakan representasi yang akurat dari sistem fisik yang direpresentasikan

2. Mengapa diperlukan keamanan sistem?
jawab :
agar tidak mendapatkan ancaman seperti :
1 . Hacker
Orang yang membobol pengendalian akses dari sebuah system, dengan
Memanfaatkan kelemahan system tersebut. Segala aktifitas hacker merupakan
Ancaman yang sangan serius terhadap kerahasiaan informasi dalam sebuah system
Informasi.
2 . Masquerader
Seorang yang berhak mengakses system, tetapi telah memiliki password dari user
Lain, sehingga dapat mengakses file yang tersedia untuk user lain tersebut.
3 . Aktifitas user yang tidak terotorisasi
Tipe aktifitas ini terjadi saat user yang berhak mengakses secara system memiliki
Kemampuan mengakses file yang sebenarnya tidak berhak untuk mereka akses.
4 . Download file tanpa terproteksi
Melakukan download dapat mengancam kerahasiaan informasi apabila dalam
Prosesnya dari dipindahkan dari tempat yang aman (dari server) ke personal
Computer yang tidak terlindungi dengan baik, dalam rangka pemrosesan secara
Local. Saat berada di personal computer tersebut, apabila tidak dijaga dengan baik
Maka informasi yang bersifat rahasia bias diakses oleh orang yang tidak berhak
5 . Local Area Network (LAN)
Khususnya untk tipe LAN yang masih menggunakan topologi bus (masih
Menggunakan hub) maka ancaman terhadap kerahasiaan disebabkan oleh aliran
Data yang dapat dilihat oleh setiap node dalam jaringan tersebut tanpa
Mempedulikan apakah data dialamatkan ke node tersebut atau tidak.
6 . Trojan Horse
Program jahat ini dibuat agar menyalin file-file rahasia ke tempat yang tidak aman.
Tanpa diketahui oleh user yang berhak mengakses file tersebut.

3. Apa hasil dari keamanan sistem ini?
jawab:
hasil yang dapat dari keamanan sistem adalah :
1. Memberikan akses dalam rangka need-to-know-basis. Akses berdasarkan kerangka
need-to-know-basis ini harus memungkinkan terjadinya control maksimal dengan pembatasan seminimal mungkin terhadap user.
2.Pemisahan tugas (Separation of duties). Untuk memastikan bahwa tidak ada satu orang karyawan pun yang mengendalikan sebuah transaksi dari awal sampai akhir, dua atau lebih orang harus bertanggung jawab untuk melakukanya.
3.Rotasi Tugas. Penugasan suatu pekerjaan harus diubah secara periodic sehingga mempersulit user dalam berkolaborasi untuk mengendalikan sepenuhnya sebuah transaksi dan mengalihkanya untuk tujuan terlarang.

Model Integritas
Digunakan untuk menjelaskan apa yang perlu dilakukan untuk menerapkan kebijaksanaan integritas informasi dalam suatu organisasi.

Sasaran integritas :
1. mencegah user yang tidak berhak melakukan perubahan data atau program
2. mencegah user yang berhak melakukan perubahan yang tidak benar atau tidak terotorisasi
3. menjaga konsistensi data dan program secara internal dan eksternal.

Ketersediaan
Sebagai kepastian bahwa sebuah system informasi dapat diakses oleh user yang berhak kapan saja system informasi tersebut dibutuhkan.

Kamis, 25 Maret 2010

Tugas 2 Implementasi Sistem Informasi

Dalam implementasi suatu sistem harus ada tindakan pemeliharaan dan pengembangan sistem yang bersangkutan. Jelaskan :
1. Mengapa harus ada pemeliharaan sistem?
2. Apa kaitan pemeliharaan sistem dengan pengembangan sistem?
3. Apa saja yang dihasilkan dari pemeliharaan sistem tersebut?
4. Meliputi hal apa saja yang menyangkut pemeliharaan dan pengembangan sistem (sebutkan komponen-komponennya)!

jawab?

1. Dikarenakan pemeliharaan dilakukan melalui tahap implementasi. Sistem baru telah berjalan sesuai dengan keperluan organisasi. Semasa hidupnya, sistem secara periodik akan meninjau. Perubahan-perubahan yang dilakukan jika akan muncul masalah atau ada kebutuhan baru. Selanjutnya, organisasi menggunakan sistem yang telah diperbaiki tersebut.

2. Pemeliharaan sistem informasi melalukan dengan baik maka sistem tersebut berjalan dengan lancar. Dan juga dapat menghasilkan peningkatan sistem yang berguna untuk keperluan kebayakan orang. Dengan adanya jalannya sistem tersebut dapat kembangkan sebuah sistem untuk melakukan kegitan yang menghasilkan suatu informasi yang terpadu.

3. ada 4 hasil yang yang dihasilkan dari pemeliharaan :
- dana pemeliharaan yang tidak terlalu banyak
- sistem disesuaikan dalam lingkungan data atau pemrosesan
- mempertinggi cara kerja
- sistem dapat mengungkap dan mempartisipasi permasalahan

4. ada 23 yang menyangkut pemeliharaan dan pengembangan sistem:
1. Ketidakberesan kas
2. Kegiatan yang tumpang tindih
3. Biaya operasi yang tinggi
4. Laporan yang tidak tepat waktu
5. Isi laporan yang sering salah
6. Tanggung jawab yang tidak jelas
7. Waktu kerja yang berlebihan
8. Keluhan pelanggan
9. Produktivitas tenaga kerja yang rendah
10. Banyaknya pekerja yang menganggur
11. Pengiriman barang yang sering tertunda
12. Tanggapan yang lambat terhadap pelanggan
13. Kehilangan kesempatan kompetisi pasar
14. Persediaan barang yang terlalu tinggi
15. Pemesanan kembali barang yang tidak efisien
16. Pembayaran gaji yang terlambat
17. Pekerjaan manajer yang terlalu teknis
18. Keluhan dari supplier karena tertundanya pembayaran
19. Tertundanya pengiriman karena kurang persediaan
20. Investasi yang tidak efisien
21. Peramalan penjualan dan produksi tidak tepat
22. Kapasitas produksi yang menganggur
23. File-file yang kurang teratur

Kamis, 25 Februari 2010

studentsite

studentsite
studentsite
kegunaan yaitu dapat membuat mahasiswa dapat mengecek nilai, mengirimkan tugas yaitu berupa blog. Penggunaan jg dapat mengakses semua kegiatan di internal kampus yang memudahkan mahasiswa untuk menggunakan aplikasi ini dengan cepat dan murah. di dalam studentsite juga terdapat informasi-informasi yang dapat memudahkan mahasiswa berinteraksi dengan kampus.

manfaat yaitu mahasiswa mendapatkan informasi – informasi yang bisa di lihat kapan saja dan dimana saja dalam system online. mahasiswa juga bisa mendapatkan kegunakan aplikasi ini dengan sistem keamanan yang canggih. selain itu mahasiswa dapat mengikutin lomba blog yang terdapat di aplikasi ini. dan juga ada media yang berupa wartawarga yang berguna menerbitkan tulisan dan cerpen milik mahasiswa